KPU DIRETAS

Situs KPU Jawa Timur Diretas Terkait Kasus Bunuh Diri NW

Kasus peretasan kembali terjadi, kali ini situs KPU Provinsi Jawa Timur yang terdampak. Situs KPU Jawa Timur diretas dan diubah tampilannya. Situs yang beralamat https://jatim.kpu.go.id/ saat ini sudah tidak dapat diakses kembali sebagaimana mestinya. Pelaku peretasan yang mengatasnamakan dirinya “./Fake Root” mengubah tampilan depan dan memberikan beberapa pesan terkait kasus bunuh diri NW yang viral di twitter.

“Mungkin kau akan selamat di dunia TAPI tidak untuk di akhirat Sebanyak apapun harta mu tidak akan sanggup menyogok keadilan Allah”, tulis pelaku peretasan.

Pelaku peretasan juga menuliskan “Hacked By ./Fake Root” dan juga cuplikan gambar terkait kasus bunuh diri NW dengan memberi hashtag #RIP_AKHLAK #RIP_KEMANUSIAAN pada akhir pesan.

KPU JATIM
Cuplikan Situs https://jatim.kpu.go.id/ Pada Minggu (5/12/2021) Sekitar Jam 13:00 WIB

Diduga pelaku peretasan ingin menyampaikan pesan kepada pelaku yang terkait dengan kasus bunuh diri NW. Sebelumnya Kasus bunuh diri NW yang kini viral di twitter itu menyeret oknum polisi Bripda RB. Polisi yang bertugas di Polres Pasuruan, Jawa Timur itu diduga memaksa Novia untuk aborsi hingga depresi dan nekat mengakhiri hidup.

Dilansir dari Tempo, keduanya diketahui berkenalan pada awal Oktober 2019 dalam sebuah acara pembukaan toko pakaian. Dari situ, mereka lantas saling bertukar nomor ponsel dan mulai berpacaran pada November 2019.

Selanjutnya, sumber yang oleh Tempo tak disebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa NW diduga sempat hamil sebanyak dua kali. Saat mengetahui dirinya hamil pertama kali, NW menyampaikan kabar itu kepada pacarnya. Namun, pelaku menyuruhnya menggugurkan kandungan dengan meminum obat yang dibeli di daerah Malang yang kemudian diminum di rumah kos korban di Malang.

Pada Agustus 2021, Novia lalu mengetahui dirinya kembali hamil. Bersama dengan RB, ia diduga kembali membeli obat aborsi di Apotik di Malang dan diminum. Setelah itu, NW pun pulang ke Mojokerto. Namun, dalam perjalanan pulang, dia sempat mengalami pendarahan. Belakangan, usai rentetan kejadian tersebut, NW ditemukan tewas di dekat makam ayahnya di Mojokerto pada Kamis (2/12/2021).

Dalam penuturannya, ibu NW mengaku bahwa sang anak mengalami depresi. Akun Twitter @belawsz pun menyebut jika NW kerap mendapat tekanan dan teror dari RB.

“Memang anak saya ini depresi. Pada tanggal 29 November, hari Senin itu saya bawa ke RSJ. Di RSJ itu memang dinyatakan dia ini stres, depresi. Di sana diberikan obat oleh dokter jiwa dan memang anaknya ini sudah tertekan sekali dan sangat berat,” ucap ibu NW, dikutip dari akun Twitter @rajatikam_. Sementara itu, kini polisi telah menangkap dan menahan RB. Ia diduga melanggar Pasal 348 juncto 55 KUHP tentang sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Translate »
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x